Komponen sistem informasi

 Komponen sistem informasi berdasarkan para ahli :


Menurut O'brein dan marakas (2013)

Komponen-komponen sistem informasi terdiri dari input yang berupa sumber data, proses data menjadi informasi, output berupa produk-produk yang didukung oleh control system dan penyimpanan data, sistem informasi tersebut didukung oleh 5 :

a. Hardware resources (perangkat keras)

b. Software resources (perangkat lunak)

c. People resources ( pengguna)

d. data resources ( sumber daya )

e. Network resources ( sumber jaringan )


Menurut Hutahean (2015)

sistem informasi terdiri dari komponen-komponen yang disebut blok bangunan (building block)

a. block masukan (input block)

b. block model (model block)

c. block keluaran (input block)

d. teknologi (technology)

e. blok basis data (database block)

f. blok kendali (control block)


Jenis - Jenis sistem informasi

Menurut indrayani dan Humdiana (2009)

terdapat jenis-jenis sistem informasi yang dihubungkan sesuai dengan level-level manajerial dalam suatu organisasi.

Jenisnya antara lain :

a.Transaction process sistem (TPS)

Sebuah sistem informasi transaksi suatu bisnis yang merekam data berupa penjualan suatu produk seperti harga, jumlah, dan kapan terjadinya transaksi penjualan produk.

Data ini nantinya dapat diolah untuk menentukan produk mana yang penjualannya paling tinggi dan produk mana yang kira-kira kurang diminati. Sehingga perusahaan dapat mengontrol jumlah pasokan produk dalam jumlah tertentu.


Management information system (MIS)

sistem informasi yang melayani fungsi level manajemen di organisasi, memberikan laporan kepada manajemen, menyediakan fasilitas akses secara online dan menyajikan informasi kinerja organisasi dan catatan catatan riwayatnya. 

Decission support system (DSS)

sistem computer dilevel manajemen dalam suatu organisasi yang mengkombinasikan suatu analisa dan data yang mendalam dengan menggunakan model berbentuk grafik. dan penggunanya sangat fleksibel.

Fungsi DSS mendukung pengambilan keputusan semi struktur dan tidak terstruktur.

DSS mempunyai komponen dasar subsistem berupa dialog, basis data, dan model yang memungkinkan seseorang mengambil keputusan untuk menelusuri setiap konsekuensi dengan berinterasi secara leluasa.

Executive information system (EIS)

sistem yang menyediakan kinerja seluruh perusahaan yang mana informasi tersebut dapat diakses dengan mudah dan akses langsung kepada laporan-laporan manajemen. EIS mudah dihubungkan dengan pelayanan informasi online dan melalui surel (surat elektronik).

EIS digunakan untuk menghemat waktu pengguna dalam mendapatkan informasi yang berupa bagian penting dalam pengambilan keputusan.

System Informasi manajemen

Pengertian system informasi manajemen

Jones(2008)

Sistem informasi manajemen, suatu sistem yang menangkap data suatu organisasi, menyimpan dan memelihara data, serta menyediakan informasi yang berguna bagi manajemen.

Pandangan Jones terhadap Sistem informasi manajemen adalah kumpulan sistem yang menyediakan informasi untuk fungsi-fungsi seperti produksi, pemasaran, sumberdaya manusia, dan keuangan.

Menurut sutabri(2012)

Sistem informasi manajemen merupakan sistem informasi dalam organisasi guna mendukung informasi-informasi yang dibutuhkan semua tingkatan manajemen, dalam pengambilan keputusan.

Menurut O'brien dan Marakas (2013)

sistem pendukung manajemen yang menghasilkan laporan, tampilan dan respon yang telah dispesifikasi secara periodik atau khusus berdasarkan permintaan dengan berbasis komputer yang bersifat wajib.





Komentar